Tampilkan postingan dengan label Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunikasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Mei 2012

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu wadah yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan segala bentuk informasi. Teknologi Informasi dan Komusikasi terdiri atas dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.


Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sementara itu, teknologi informasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya.


Dari penjelasan dua aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi merupakan dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi, teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengertian yang luas, yaitu segala kegiatan yang berkaitan dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar media.


Istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer, baik perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan antara kedua teknologi itu berkembang pesat melebihi bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21, Teknologi Informasi dan Komunikasi masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.


Contoh dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi antara lain internet, komputer, telepon, radio, televisi, dan media lainnya untuk menyampaikan informasi.

Menyadarkan akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang sehingga dapat termotivasi untuk melakukan evaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk terus belajar.Memotivasi kemampuan diri agar dapat menyesuaikan dan mengantisipasik perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sehingga dapat melaksanakan dan menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.Mengembangkan kompetensi diri dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung segala bentuk kegiatan sehari-hari.Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi sehingga proses pembelajaran bisa lebih optimal dan menarik.Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya internet, telah banyak dipakai sebagai sumber informasi untuk menunjang pendidikan. Internet sebagai buah dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan untuk berbagai hasil-hasil penelitian yang dilakukan di belahan dunia yang berbeda. Hal ini mengakibatkan hasil penelitian yang dilakukan seseorang dapat dimanfaatkan oleh orang lain.


Internet pun banyak digunakan untuk berkonsultasi dengan pakar-pakar yang berada di tempat lain. Hal ini mengakibatkan ruang dan jarak bukan lagi suatu halangan untuk melakukan konsultasi. Misalnya, seorang mahasiswa yang berada di Sumatera guna melakukan penelitian melakukan konsultasi dengan dosennya yang berada di Jawa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, seperti chatting dan e-mail.


Perpustakaan online merupakan perpustakaan dalam bentuk digital. Biasanya, perpustakaan online ada di internet. Dengan perpustakaan online, memungkinkan siswa untuk mengakses sumber-sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpa harus dibatasi oleh jarak dan waktu.


Diskusi online merupakan diskusi yang dilakukan via internet. Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, seperti internet, memungkinkan siswa untuk melakukan tukar pikiran tanpa harus berkumpul di suatu tempat.


Aplikasi kelas online sebagai pemanfaatan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan oleh lembaga-lembaga pendidikan untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Biasanya kelas online dilakukan oleh universitas terbuka dan sekolah-sekolah terbuka.


View the original article here

Senin, 23 April 2012

Macam-Macam Teknologi Informasi dan Komunikasi Era Modern

Teknologi informasi dan komunikasi adalah alat-alat hasil perkembangan teknologi yang dipergunakan dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyaluran informasi sebagai salah satu proses komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang sesuai zamannya. Berikut macam-macam teknologi informasi dan komunikasi pada era modern, yaitu era setelah masa sejarah atau mulai dikenalnya tulisan.


Mesin Cetak


Mesin cetak pertama dibuat oleh Johann Guttenberg. Menggunakan plat huruf dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai kayu.


Analytical Machine


Diciptakan oleh Charles Babbage. Mesin ini memiliki kemampuan untuk memasukkan data, mengolah data, serta mengeluarkan bentuk outputnya berupa kartu. Dengan mesin ini pula, Augusta Lady Byron menulis sebuah program komputer pertama di dunia. Mesin ini mengilhami terciptanya mesin digital satu abad sesudahnya, yaitu komputer digital pertama yang disebut ENIAC I.


Telegraf dan Kode Morse


Diciptakan pada 1873 oleh Samuel Morse bersama dua kawannya. Mereka berhasil mengirimkan berita melalui kabel dengan menggunakan kode morse yang berupa denyutan listrik di antara dua tempat berjauhan.


Film


Film pertama diciptakan pada 1861 sebagai alat komunikasi untuk mengungkapkan gagasan yang ada atau menyampaikan pesan kepada orang banyak.


Pesawat Telepon dan Fotografi


Diciptakan pada 1877 oleh Alexander Graham Bell yang dikembangkan untuk dipergunakan secara umum. Sementara fotografi, ditemukan oleh Edward Maybridge, yaitu fotografi dengan kecepatan tinggi.


Pita Penyimpan Magnetis


Ditemukan pada 1899. Sistem penyimpanan ini terbuat dari pita plastik kuat, sementara sisi lainnya dilapisi bahan magnetik sejenis iron oxide.


TV Tabung


Diciptakan oleh Zvorkyn pada 1923. Masih mempergunakan tabung vakum sebagai komponen elektroniknya.


Media Penyimpam Magnetic Tape


Diciptakan pada 1940, mulai dikembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.


Hypertext


Hypertext adalah sistem pengkodean yang dikembangkan oleh Vannevar Bush. Pengkodean ini dapat menciptakan halaman-halaman web yang digunakan dalam internet.


Komputer Digital


Komputer digital pertama diciptakan pada 1948 dengan nama ENIAC I yang terinspirasi oleh ditemukannya analytical machine.


Transistor


Dikembangkan pada 1948 untuk mengganti tabung vakum agar bentuknya menjadi lebih kecil, lebih hemat energi, dan tidak menimbulkan panas berlebih.


Transistor Planar


Pada 1957, dikembangkan komponen elektronik transistor planar oleh Jean Hoerni. Dengan teknologi ini, jutaan transistor dapat dimasukkan ke dalam satu keping kecil krisal silikon.


Jaringan Komputer Desentralisasi


Pengembagan sistem jaringan desentralisasi oleh RAND yang bertujuan mengendalikan sistem pengeboman dan peluncuran kendali dalam perang nuklir.


Jaringan Komputer Pertama


Pada 1969, ditemukan sistem jaringan komputer pertama di Amerika Serikat yang dibentuk dengan menghubungkan empat titik, yaitu Universitas of California, SRI (Stanford), University of Utah, dan University California of Santa Barbara, dengan kekuatan sebesar 50 Kbps.


Email


Ditemukannya program surat secara elektronik berupa pesan text atau email di awal kemunculannya. Ray Tomlinson menciptakannya pada 1972.


Internet


Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Setelah itu, dikembangkan sebuah protokol jaringan dengan nama sama oleh grup DARPA. Pada 1981, dikembangkan CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.


Pada 1986, IERF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan koordinasi antara DARPA, ARPANET, DDN, dan internet gateway.


Pengembangan Teknologi Internet dan Komputer


Dimulai sejak 1991 ketika perusahaan CERN mengembangkan sistem bisnis IT untuk pertama kali. Pada 1992, dibentuk kelompok pengguna internet. Selain itu, muncul pula istilah World Wide Web (www). Pada 1993, mulai dikembangkan jasa internet, termasuk penyediaan jasa direktori, penyimpanan data, serta database oleh perusahaan AT&T.


Sejak itulah, internet mengalami kemajuan pesat dan mulai memasuki berbagai segi kehidupan manusia. Seiring perkembangan internet, kebutuhan komputer dengan teknologi canggih muncul beriringan. Oleh karena itu, perkembangan internet tidak bisa lepas dari perkembangan komputer, termasuk jenis-jenis software yang semakin banyak dan beragam.


View the original article here

Minggu, 15 April 2012

Generasi Bisu, Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi

‘Generasi bisu’ adalah sebuah generasi yang tak banyak berkomunikasi secara tatap muka. Komunikasi mereka hanya melalui dunia maya. Mereka lebih banyak mengenal orang-orang nun jauh dari seluruh pelosok bumi yang mungkin tak memakai nama mereka yang sebenarnya. Sebuah keadaan yang penuh kepura-puraan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi masing-masing. Sebuah generasi yang tak mengenal tenggang rasa. Inilah dampak teknologi informasi dan komunikasi.


"Bagaimana ngomongnya?" Pertanyaan tersebut sering kali ditanyakan oleh anak zaman sekarang bila sudah menyangkut cara menyampaikan sesuatu secara langsung dan dengan kata-kata sopan memakai kalimat yang agak formal.


"Kalau gaya aq sih ya l3b4y aje ghichu", ini juga jawaban yang biasa kita dengar dari para anak-anak generasi ‘l3bay’ saat ini. Bila ini terus berlangsung, maka suatu saat kita akan menemui anak-anak yang tak pandai berbahasa halus dan tak tahu kapan harus menggunakan kata-kata formal. Lama-lama generasi yang akan datang juga tak mempunyai etika.


Inikah tanda-tanda ‘generasi bisu’ sebagai dampak teknologi informasi dan komunikasi?


“Enyahlah,” kata pembawa acara quiz disalah satu TV swasta ketika meminta salah satu pemain yang tereleminasi untuk meninggalkan arena permainan.


Bagi yang terbiasa menggunakan bahasa dengan tingkat sopan santun yang tinggi, kata ‘enyah’ bermakna sangat kasar walau diucapkan sambil bercanda. Itu adalah salah satu contoh dari segi berbahasa. Ternyata, lebih banyak lagi kata-kata yang dulunya dianggap kasar, kita terasa enteng dilidah. Umpatan yang menggunakan nama-nama hewan pun semakin sering terdengar.


Teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan setiap orang untuk mengungkapkan perasaannya secara bebas tanpa harus berbicara langsung. Sayangnya, kondisi ini membuat pemakainya menjadi gagap ketika harus berbicara secara langsung. Chatting dan bahasa tulisan lainnya ketika sedang berkomunikasi lewat internet membuat orang tidak peduli dengan tata bahasa dan tata kalimat yang baik. Seolah-olah mereka mempunyai bahasa 'khusus' yang hanya dimengerti oleh mereka sendiri.


Selain dari segi berbahasa, anak-anak yang terlalu sering berada di depan internet, menjadi tidak pandai memahami perasaan orang lain. Ketagihangame online, misalnya, menyebabkan anak tidak mandi, tidak makan, tidak belajar bahkan tidak tidur. Kesehatan yang menurun, kualitas diri apalagi karakter diri yang jauh dari standar akan membuat anak tersebut menjadi anak terisolasi dari dunia nyata.


Bisa dibayangkan ketika anak tersebut tak mampu beradaptasi dengan dunia di sekitarnya ditambah kemampuan berbahasa yang pas-pasan terutama bila sudah menyangkut bahasa beretika, maka bukan tidak mungkin bahwa anak tersebut akan menjadi ‘generasi bisu’.


Bila ‘generasi bisu’ benar-benar terlahir, akan semakin sempitlah ruang gerak dalam bersosialisasi. Silaturrahmi dengan cara berkunjung dari rumah ke rumah akan semakin jarang terjadi. Mengobrol santai di taman dekat perumahanpun akan tinggal cerita. Masing-masing ‘generasi bisu’ itu hanya akan berbicara lewat teknologi informasi dan komunikasi. Sikap gotong-royong akan sirna, rasa tenggang rasa akan terkubur. Semua akan berbahasa sekadar basa-basi tak bermakna ketulusan.


Pada akhirnya ‘generasi bisu’ sebagai dampak dari teknologi informasi dan komunikasi ini akan merubah tatanan kehidupan kemasyarakatan. Bisa jadi di masa itu pernikahan dan kumpul-kumpul antar keluarga dilakukan secara online. Sentuhan secara fisik akan semakin berkurang. Dampak yang lebih jauh adalah kejahatan yang berkaitan dengan teknologi ini akan semakin canggih dan tak terbendung lagi.


Agar ‘generasi bisu’ tidak menjadi kenyataan, para orang dewasa dan orang tua hendaknya lebih sering bersama anak-anaknya dan memberikan pengertian kepada mereka akan pentingnya ‘sentuhan fisik’ dalam berkomunikasi. Tatap muka yang terjadi dalam komunikasi akan membuat kita merasakan perasaan orang lain dengan lebih baik.


View the original article here

Sabtu, 10 Maret 2012

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia

AppId is over the quota
[img:left]perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-di-indonesia.jpg[/img] Keseharian kita telah dipenuhi dengan kebutuhan komunikasi yang semakin berkembang mengikuti adaptasi zaman. Komunikasi kini semakin diperkuat seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadi suatu bagian yang tidak terpisahkan.

Perkembangan Teknologi dan Komunikasi

Kita telah melalui waktu yang sangat panjang, mulai berkomunikasi secara verbal maupun secara tertulis. Bangsa primitif pun menggunakan gambar-gambar sebagai simbol komunikasi. Mulai cara kuno, yaitu teknik menulis, maupun surat kabar hingga mencapai surat elektronik (email). Dari kode morse hingga telepon dan radio. Dari sekadar gambar ilustrasi sampai ke televisi.

Komunikasi jarak jauh yang dahulunya lazim digunakan adalah surat-menyurat. Kemudian, mulai berkembang alat komunikasi yang memiliki kecepatan luar biasa, yaitu telepon, televisi hitam putih, dan mega-komputer. Semua teknologi itu mungkin terkenal pada generasi sebelum kita.

Kini, teknologi dan komunikasi pun berkembang dengan pesat dan luar biasa dalam berbagai fasilitas. Salah satu perkembangan terbesar adalah jenis-jenis teknologi yang semakin terlihat. Dahulu, televisi mempunyai dimensi besar dengan layar hitam-putih, yang kini mungkin sudah tidak pernah terlihat lagi.

Era High Technology

Komunikasi telepon generasi pertama masih tidak mampu mencapai jarak yang sangat jauh. Bahkan, awalnya koneksi internet tidak mampu mentransfer jumlah paket data yang besar dan stabilitas koneksi yang sangat rapuh. Kini, kita berada pada masa high technology. Segala hal berbau teknologi semakin canggih.

Televisi rata-rata berteknologi high-definition. Kita bisa menyaksikan pertandingan sepak bola seolah-olah berada di stadion sepak bola tersebut. Kita juga dapat berkomunikasi dengan kolega dan berbicara dari kamar ke segala penjuru dunia seakan sedang berbicara pada ruangan yang sama dengan koneksi stabil.

3G dan 4G

Teknologi internet telah mencapai generasi ke-4 (4G) yang mampu mengakomodasi suara jernih dan gambar bergerak dengan lancar hanya dengan beberapa kabel dan sebuah layar. Kita juga bisa men-download data besar dengan kecepatan luar biasa. Segalanya telah menjadi semakin cepat dari sebelumnya.

Satu hal yang tidak banyak disadari orang adalah berburu ide baru, konsep baru, dan kreasi baru, yang biasanya membutuhkan satu dekade atau lebih untuk diwujudkan. Karena setiap tahun begitu banyak teknologi baru berdatangan dalam waktu bersamaan, kita tidak berpikir bahwa teknologi tersebut setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan pembuatan.

Faktanya, perencanaan dan persiapan hampir mencapai sebuah ide dengan terobosan baru. Contohnya, koneksi internet yang terbaru, yaitu 4G yang sudah hadir dengan begitu cepat. Padahal, teknologi 3G pun beserta pengembangan-pengembangannya belum lama tercipta.

Sebenarnya, teknologi 4G telah tercipta sekitar 8 tahun lalu ketika beberapa perusahaan yang bergerak di bidang teknologi berencana membuat teknologi komunikasi baru. Maka, hadirlah teknologi 3G dan advance 3G atau biasa disebut 3.5G. Kemudian, berkembang ke teknologi WiMax, yang tidak lain adalah teknologi 4G.

Kini, sepertinya para perusahaan teknologi telah membuat target untuk menciptakan teknologi komunikasi generasi ke lima (5G). Bahkan, sebelum mereka meluncurkan teknologi 4G ke pasaran. Perkembangan teknologi tidak terjadi dalam satu malam.

Faktanya, perusahaan menghabiskan beberapa dekade untuk merencanakannya. Lalu, ketika suatu teknologi baru tercipta, teknologi itu terlihat seperti baru saja diciptakan dan langsung dipublikasi ke masyarakat luas.


View the original article here

Kamis, 19 Januari 2012

Makalah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi: Jumo

Masyarakat haus akan berkomunikasi. Buktinya, jejaring sosial, seperti facebook dan twitter, terus meningkat jumlah penggunanya. Adalah Chris Hughes. Salah satu pendiri facebook, tahu akan kondisi ini. Oleh karena itu, dia membuat satu jejaring sosial yang lebih terfokus.


Nama jejaring sosial itu adalah Jumo. Jumo dimaksudkan dapat menjadi jembatan bagi para pemberi dana dan para penerima dana. Makalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kali ini membahas apa dan bagaimana Jumo bekerja.


The Power of Giving


Chris Hughes yang juga merupakan ketua digital organizer dalam kampanye Barack Obama saat meraih kursi kepresidenan tempo hari, kali ini menerapkan keahliannya di bidang jejaring sosial yang disebutnya Jumo.


Chris, anak muda penuh potensi ini, membuat Jumo dengan tujuan yang sangat mulia. Jumo dimaksudkan menghubungkan perorangan atau para filantrofis, orang yang hobi bederma, ke organisasi-organisasi nonprofit dan panti-panti sosial yang dapat dipercaya.


Situs ini baru saja diluncurkan pada 30 November 2010. Dasar pembuatan situs ini adalah bahwa semakin banyak orang yang ingin berbagi, tetapi tidak tahu mau berbagi dengan siapa atau lembaga mana yang bisa dipercaya.


Jumo tidak hanya menghubungkan para pederma kepada lembaga sosial tersebut, tetapi menampilan artikel-artikel yang mendidik masyarakat. Misalnya, artikel isu-isu sosial tentang berbagai hal, termasuk gaya hidup dan masalah gay yang kontroversial dibahas di Jumo.


Situs ini berdasarkan konsep 'The Power of Giving’. Semakin banyak memberi, semakin banyak pula yang akan diraih. Orang yang paling baik adalah orang yang paling banyak memberi. Demi menjamin keamanan dana yang sudah disetorkan, Jumo hanya berhubungan dengan lembaga sosial yang tersertifikasi.


Suatu lembaga yang benar-benar telah teruji kejujuran dan reputasinya. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan penipuan, seperti yang menimpa beberapa wanita Amerika yang terkena rayuan gombal para penipu dari Nigeria. Dengan dalih cinta dan butuh bantuan, para penipu Nigeria berhasil memperdaya banyak wanita Amerika. Ribuan dolar pun melayang tanpa bekas.


Jumo yang merupakan jejaring sosial nonprofit akhirnya harus mengandalkan pembayaran dari para pengguna dan donornya. Juga dari organisasi yang mencari dana iklan yang tidak terlalu besar. Jumo memprakarsai pembangunan gedung sekolah, sarana jalan, dan kesehatan.


Siapa pun yang mempunyai misi sosial dapat membuat sebuah halaman di Jumo. Jumo diharapkan dapat menjadi bagian kecil bagi terpenuhinya kedua belah pihak. Dalam hal ini, para pemberi derma dengan para penerimanya.


Semua uang yang sudah diberikan kepada lembaga sosial tersebut dapat terpantau dengan baik dan dievaluasi oleh para pemberinya. Keterbukaan ini akan membuat Jumo dapat meraih tempat di hati para pengguna jejaring sosial lainnya.


Sebagai awal, Jumo menyediakan lebih dari 3.000 artikel yang berkaitan dengan permasalahan dan penyelesaiannya serta makalah sosial lainnya. Jumo dapat menjadi suatu media sosial yang benar-benar dapat membantu sesama.


View the original article here

Sabtu, 10 Desember 2011

Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Kurikulum Baru

Pembicaraan atu pembahasan mengenai teknologi informasi tentu akan selalu terkait dengan yang namanya komputer. Ya, komputer sebagai salah satu media dalam teknologi informasi sudah bukan menjadi barang mewah apalagi asing. Komputer telah banyak digunakan dalam erbagai bidang, termasuk dalam duni pendidikan.

Ya, keberadaan komputer di sekolah telah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu alat penunjang yang paling penting dalam urusan administrasi sekolah. Keberadaan komputer sangat membantu proses pengelolaan segala hal yang berkaitan dengan administrasi sekolah. Mereka menggunakan berbagai software komputer seperti microsof word, exel, dan lainnya untuk mempermudah pemyelesaian pekerjaan.


Seiring dengan masuknya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu kurikulum pembelajaran baru, maka peranan komputer menjadi sangat penting bahkan akan menjadi yang utama sebagai salah satu media pembelajaran. Bagaimana tidak, misi yang diusung oleh pelajaran TIK ini memiliki kedekatan yang sangat erat dengan alat yang bernama komputer. 

Siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktivitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.Melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi diharapkan siswa dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi.Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif.Dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan.Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan di mana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang.

Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai sebuah kurikulum baru setidaknya memiliki dua aspek penting yang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kedua aspek itu, yakni sebagai berikut.

Teknologi Informasi, merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses penggunaan sebagai alat bantu dan pengolahan informasiTeknologi Komunikasi, merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemanfaatan alat bantu untuk memproses atau mentransfer data atau informasi dari perangkat satu ke perangkat lainnya.  

Dalam dunia pembelajaran TIK setidaknya memiliki beberapa fungsi yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana informasi. Beberapa pemanfaatan TIK dalam dunia pembelajaran, di antaranya sebagai berikut.


1. Presentasi


Presentasi merupakan sebuah penyampaian informasi yang biasa dilakukan dengan menggunakan OHP, Infokus, atau Chart. Dengan memanfaatkan TIK dalam Presentasi, apapun yang akan kita sampakan akan terlihat semakin sempurna, karena kita bisa menambahkan beragam animasi menarik yang tidak akan membuat siswa atau penyimak lainya merasa bosan dengan presentasi yang kita bawakan.


2. Demonstrasi


Demo yang dimaksud di sini tentu saja bukan demo turun ke jalan yang sering dilakukan mahasiswa, namun lebih kepada melakukan demo di depan kelas atau di hadapan audience yang bertujuan untuk menampilkan hal-hal penting, seperti eksperimen dan sebagainya.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here