Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Mei 2012

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu wadah yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan segala bentuk informasi. Teknologi Informasi dan Komusikasi terdiri atas dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.


Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sementara itu, teknologi informasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya.


Dari penjelasan dua aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi merupakan dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi, teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengertian yang luas, yaitu segala kegiatan yang berkaitan dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar media.


Istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer, baik perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan antara kedua teknologi itu berkembang pesat melebihi bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21, Teknologi Informasi dan Komunikasi masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.


Contoh dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi antara lain internet, komputer, telepon, radio, televisi, dan media lainnya untuk menyampaikan informasi.

Menyadarkan akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang sehingga dapat termotivasi untuk melakukan evaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk terus belajar.Memotivasi kemampuan diri agar dapat menyesuaikan dan mengantisipasik perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sehingga dapat melaksanakan dan menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.Mengembangkan kompetensi diri dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung segala bentuk kegiatan sehari-hari.Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi sehingga proses pembelajaran bisa lebih optimal dan menarik.Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya internet, telah banyak dipakai sebagai sumber informasi untuk menunjang pendidikan. Internet sebagai buah dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan untuk berbagai hasil-hasil penelitian yang dilakukan di belahan dunia yang berbeda. Hal ini mengakibatkan hasil penelitian yang dilakukan seseorang dapat dimanfaatkan oleh orang lain.


Internet pun banyak digunakan untuk berkonsultasi dengan pakar-pakar yang berada di tempat lain. Hal ini mengakibatkan ruang dan jarak bukan lagi suatu halangan untuk melakukan konsultasi. Misalnya, seorang mahasiswa yang berada di Sumatera guna melakukan penelitian melakukan konsultasi dengan dosennya yang berada di Jawa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, seperti chatting dan e-mail.


Perpustakaan online merupakan perpustakaan dalam bentuk digital. Biasanya, perpustakaan online ada di internet. Dengan perpustakaan online, memungkinkan siswa untuk mengakses sumber-sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpa harus dibatasi oleh jarak dan waktu.


Diskusi online merupakan diskusi yang dilakukan via internet. Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, seperti internet, memungkinkan siswa untuk melakukan tukar pikiran tanpa harus berkumpul di suatu tempat.


Aplikasi kelas online sebagai pemanfaatan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan oleh lembaga-lembaga pendidikan untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Biasanya kelas online dilakukan oleh universitas terbuka dan sekolah-sekolah terbuka.


View the original article here

Minggu, 29 April 2012

Sejarah dan Perkembangan Teknologi Informasi

Boleh dikata, teknologi informasi sebagai hasil karya rekayasa manusia, telah bermula ketika keberadaan manusia dimulai. Hal ini dapat dibuktikan karena sejak awal peradaban dan ada satu fase yang dinamai kehidupan, manusia telah menggunakan bahasa. Sesederhana apapun itu.


Sejarah Awal


Bahasa adalah teknologi untuk bertukar informasi atau berkomunikasi. Dengan bahasa, seseorang dapat mengerti dan memahami informasi apa yang dimaksud lawan bicaranya. Teknologi untuk menyampaikan informasi kemudian berkembang dengan digunakannya gambar atau lukisan.


Dengan lukisan ini, informasi yang disampaikan dapat disimpan lebih lama dan mudah untuk dikirim kepada orang lain di lain tempat. Hal ini lebih efektif dibanding teknologi bahasa yang awalnya hanya digunakan secara lisan menggunakan suara.


Suara mudah hilang bila telah tersampaikan dan sangat terbatas oleh jarak tempat. Berbeda dengan lukisan, kita dapat menerima informasi yang disampaikan oleh manusia purba zaman prasejarah melalui lukisan abadi yang mereka buat di gua-gua.


Peradaban manusia kemudian menapaki babak teknologi informasi yang menggunakan tulisan ketika bangsa Sumeria pada 3000 SM menggunakan simbol-simbol pictograf sebagai fungsi huruf.


Kira-kira 100 tahun kemudian, bangsa Mesir Kuno menemukan bahasa tulisan yang lebih maju. Huruf hieroglif yang mereka gunakan dapat menggabungkan beberapa simbol berbeda sehingga mempunyai pengucapan dan arti yang lain.


Masa Modern


Sejak ditemukannya kertas pada 105 M oleh bangsa Cina, penemuan alat baru penyampai informasi praktis mengalami kevakuman. Penemuan penting lainnya baru terjadi pada 1455 ketika Johann Gutenberg menemukan mesin cetak.


1830 dan 1837 adalah tahun penemuan program komputer pertama dantelegraph. Program komputer memungkinkan input data, pengolahan data, dan output yang di masa itu hanya berupa produk kartu. Mesin yang memakai program ini menjadi cikal bakal komputer digital walaupun cara kerjanya masih lebih bersifat mekanis.


Telegraph yang menggunakan kode morse memungkinkan pengiriman informasi yang dilakukan secara elektronik antara dua tempat berjauhan dalam waktu sangat singkat. Teknologi penyimpanan data pun berkembang dengan diciptakannya pita tape magnetis pada 1899.


Kemudian, disusul oleh penemuan-penemuan penting lainnya, seperti tabung TV pada 1923, dikembangkannya magnetic tape untuk pengiriman dan penerimaan dokumen militer pada Perang Dunia II, hingga komputer digital pertama ENIAC I yang dikembangkan pada 1946.


Masa Kini


Kemudian, teknologi informasi mengalami perkembangan cepat seiring ditemukannya alat-alat teknologi. Boleh dikata, peradaban manusia mengalami revolusi ketika suatu alat penting baru ditemukan. Teknologi internet yang pada mulanya berupa penemuan militer Amerika Serikat, berkembang di rentang waktu 1973 hingga 1990.


Pada tahun-tahun berikutnya, jaringan internet mengalami kemajuan amat pesat serta dikembangkan dan merasuki berbagai sendi kehidupan manusia. Dunia bisnis, birokrasi, pendidikan, kesehatan, kepolisian, dan perbankan, kini tidak lepas dari teknologi informasi.


Anda dapat berniaga secara online dengan rekan bisnis di luar negeri. Anda dapat mengurus surat-surat pajak dan kependudukan dengan cepat dan transparan. Anda dapat menikmati e-learning, belajar jarak jauh dengan mudah. Anda pun dapat menikmati layanan kesehatan dengan teknologi baru yang menaikkan harapan hidup pasien.


Sebagai nasabah sebuah bank, Anda dapat mentransfer atau mengambil uang di mana pun dan kapan pun. Demikian pula tindakan kejahatan sekarang sangat mudah diungkap dengan teknologi informasi.


Tidak heran jika kemudian banyak pakar berpendapat bahwa kemajuan suatu negara tidak bisa lepas dari tingkat penguasaan teknologi informasi rakyatnya. Anda setuju?


View the original article here

Senin, 23 April 2012

Macam-Macam Teknologi Informasi dan Komunikasi Era Modern

Teknologi informasi dan komunikasi adalah alat-alat hasil perkembangan teknologi yang dipergunakan dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyaluran informasi sebagai salah satu proses komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang sesuai zamannya. Berikut macam-macam teknologi informasi dan komunikasi pada era modern, yaitu era setelah masa sejarah atau mulai dikenalnya tulisan.


Mesin Cetak


Mesin cetak pertama dibuat oleh Johann Guttenberg. Menggunakan plat huruf dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai kayu.


Analytical Machine


Diciptakan oleh Charles Babbage. Mesin ini memiliki kemampuan untuk memasukkan data, mengolah data, serta mengeluarkan bentuk outputnya berupa kartu. Dengan mesin ini pula, Augusta Lady Byron menulis sebuah program komputer pertama di dunia. Mesin ini mengilhami terciptanya mesin digital satu abad sesudahnya, yaitu komputer digital pertama yang disebut ENIAC I.


Telegraf dan Kode Morse


Diciptakan pada 1873 oleh Samuel Morse bersama dua kawannya. Mereka berhasil mengirimkan berita melalui kabel dengan menggunakan kode morse yang berupa denyutan listrik di antara dua tempat berjauhan.


Film


Film pertama diciptakan pada 1861 sebagai alat komunikasi untuk mengungkapkan gagasan yang ada atau menyampaikan pesan kepada orang banyak.


Pesawat Telepon dan Fotografi


Diciptakan pada 1877 oleh Alexander Graham Bell yang dikembangkan untuk dipergunakan secara umum. Sementara fotografi, ditemukan oleh Edward Maybridge, yaitu fotografi dengan kecepatan tinggi.


Pita Penyimpan Magnetis


Ditemukan pada 1899. Sistem penyimpanan ini terbuat dari pita plastik kuat, sementara sisi lainnya dilapisi bahan magnetik sejenis iron oxide.


TV Tabung


Diciptakan oleh Zvorkyn pada 1923. Masih mempergunakan tabung vakum sebagai komponen elektroniknya.


Media Penyimpam Magnetic Tape


Diciptakan pada 1940, mulai dikembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.


Hypertext


Hypertext adalah sistem pengkodean yang dikembangkan oleh Vannevar Bush. Pengkodean ini dapat menciptakan halaman-halaman web yang digunakan dalam internet.


Komputer Digital


Komputer digital pertama diciptakan pada 1948 dengan nama ENIAC I yang terinspirasi oleh ditemukannya analytical machine.


Transistor


Dikembangkan pada 1948 untuk mengganti tabung vakum agar bentuknya menjadi lebih kecil, lebih hemat energi, dan tidak menimbulkan panas berlebih.


Transistor Planar


Pada 1957, dikembangkan komponen elektronik transistor planar oleh Jean Hoerni. Dengan teknologi ini, jutaan transistor dapat dimasukkan ke dalam satu keping kecil krisal silikon.


Jaringan Komputer Desentralisasi


Pengembagan sistem jaringan desentralisasi oleh RAND yang bertujuan mengendalikan sistem pengeboman dan peluncuran kendali dalam perang nuklir.


Jaringan Komputer Pertama


Pada 1969, ditemukan sistem jaringan komputer pertama di Amerika Serikat yang dibentuk dengan menghubungkan empat titik, yaitu Universitas of California, SRI (Stanford), University of Utah, dan University California of Santa Barbara, dengan kekuatan sebesar 50 Kbps.


Email


Ditemukannya program surat secara elektronik berupa pesan text atau email di awal kemunculannya. Ray Tomlinson menciptakannya pada 1972.


Internet


Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Setelah itu, dikembangkan sebuah protokol jaringan dengan nama sama oleh grup DARPA. Pada 1981, dikembangkan CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.


Pada 1986, IERF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan koordinasi antara DARPA, ARPANET, DDN, dan internet gateway.


Pengembangan Teknologi Internet dan Komputer


Dimulai sejak 1991 ketika perusahaan CERN mengembangkan sistem bisnis IT untuk pertama kali. Pada 1992, dibentuk kelompok pengguna internet. Selain itu, muncul pula istilah World Wide Web (www). Pada 1993, mulai dikembangkan jasa internet, termasuk penyediaan jasa direktori, penyimpanan data, serta database oleh perusahaan AT&T.


Sejak itulah, internet mengalami kemajuan pesat dan mulai memasuki berbagai segi kehidupan manusia. Seiring perkembangan internet, kebutuhan komputer dengan teknologi canggih muncul beriringan. Oleh karena itu, perkembangan internet tidak bisa lepas dari perkembangan komputer, termasuk jenis-jenis software yang semakin banyak dan beragam.


View the original article here

Minggu, 15 April 2012

Generasi Bisu, Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi

‘Generasi bisu’ adalah sebuah generasi yang tak banyak berkomunikasi secara tatap muka. Komunikasi mereka hanya melalui dunia maya. Mereka lebih banyak mengenal orang-orang nun jauh dari seluruh pelosok bumi yang mungkin tak memakai nama mereka yang sebenarnya. Sebuah keadaan yang penuh kepura-puraan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi masing-masing. Sebuah generasi yang tak mengenal tenggang rasa. Inilah dampak teknologi informasi dan komunikasi.


"Bagaimana ngomongnya?" Pertanyaan tersebut sering kali ditanyakan oleh anak zaman sekarang bila sudah menyangkut cara menyampaikan sesuatu secara langsung dan dengan kata-kata sopan memakai kalimat yang agak formal.


"Kalau gaya aq sih ya l3b4y aje ghichu", ini juga jawaban yang biasa kita dengar dari para anak-anak generasi ‘l3bay’ saat ini. Bila ini terus berlangsung, maka suatu saat kita akan menemui anak-anak yang tak pandai berbahasa halus dan tak tahu kapan harus menggunakan kata-kata formal. Lama-lama generasi yang akan datang juga tak mempunyai etika.


Inikah tanda-tanda ‘generasi bisu’ sebagai dampak teknologi informasi dan komunikasi?


“Enyahlah,” kata pembawa acara quiz disalah satu TV swasta ketika meminta salah satu pemain yang tereleminasi untuk meninggalkan arena permainan.


Bagi yang terbiasa menggunakan bahasa dengan tingkat sopan santun yang tinggi, kata ‘enyah’ bermakna sangat kasar walau diucapkan sambil bercanda. Itu adalah salah satu contoh dari segi berbahasa. Ternyata, lebih banyak lagi kata-kata yang dulunya dianggap kasar, kita terasa enteng dilidah. Umpatan yang menggunakan nama-nama hewan pun semakin sering terdengar.


Teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan setiap orang untuk mengungkapkan perasaannya secara bebas tanpa harus berbicara langsung. Sayangnya, kondisi ini membuat pemakainya menjadi gagap ketika harus berbicara secara langsung. Chatting dan bahasa tulisan lainnya ketika sedang berkomunikasi lewat internet membuat orang tidak peduli dengan tata bahasa dan tata kalimat yang baik. Seolah-olah mereka mempunyai bahasa 'khusus' yang hanya dimengerti oleh mereka sendiri.


Selain dari segi berbahasa, anak-anak yang terlalu sering berada di depan internet, menjadi tidak pandai memahami perasaan orang lain. Ketagihangame online, misalnya, menyebabkan anak tidak mandi, tidak makan, tidak belajar bahkan tidak tidur. Kesehatan yang menurun, kualitas diri apalagi karakter diri yang jauh dari standar akan membuat anak tersebut menjadi anak terisolasi dari dunia nyata.


Bisa dibayangkan ketika anak tersebut tak mampu beradaptasi dengan dunia di sekitarnya ditambah kemampuan berbahasa yang pas-pasan terutama bila sudah menyangkut bahasa beretika, maka bukan tidak mungkin bahwa anak tersebut akan menjadi ‘generasi bisu’.


Bila ‘generasi bisu’ benar-benar terlahir, akan semakin sempitlah ruang gerak dalam bersosialisasi. Silaturrahmi dengan cara berkunjung dari rumah ke rumah akan semakin jarang terjadi. Mengobrol santai di taman dekat perumahanpun akan tinggal cerita. Masing-masing ‘generasi bisu’ itu hanya akan berbicara lewat teknologi informasi dan komunikasi. Sikap gotong-royong akan sirna, rasa tenggang rasa akan terkubur. Semua akan berbahasa sekadar basa-basi tak bermakna ketulusan.


Pada akhirnya ‘generasi bisu’ sebagai dampak dari teknologi informasi dan komunikasi ini akan merubah tatanan kehidupan kemasyarakatan. Bisa jadi di masa itu pernikahan dan kumpul-kumpul antar keluarga dilakukan secara online. Sentuhan secara fisik akan semakin berkurang. Dampak yang lebih jauh adalah kejahatan yang berkaitan dengan teknologi ini akan semakin canggih dan tak terbendung lagi.


Agar ‘generasi bisu’ tidak menjadi kenyataan, para orang dewasa dan orang tua hendaknya lebih sering bersama anak-anaknya dan memberikan pengertian kepada mereka akan pentingnya ‘sentuhan fisik’ dalam berkomunikasi. Tatap muka yang terjadi dalam komunikasi akan membuat kita merasakan perasaan orang lain dengan lebih baik.


View the original article here

Minggu, 08 April 2012

Macam-Macam Teknologi Informasi di Sekitar Kita

Di era modern ini, kita bisa merasakan pesatnya perkembangan teknologi yang cukup menakjubkan, khususnya dirasakan dalam bidang teknologi, seperti teknologi informasi dan komunikasi. Macam-macam teknologi informasi dan komunikasi pun berkembang lebih canggih dan memudahkan manusia dalam menjalani kehidupannya.


Perangkat teknologi informasi merupakan segala jenis peralatan yang digunakan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, baik melalui media cetak atau pun elektronik. Berikut ini adalah beberapa alat yang tergolong dalam teknologi informasi.


Televisi


televisi merupakan perangkat teknologi informasi yang berupa sistem penyiaran yang disertai dengan gambar (visual) dan suara (audio). Oleh karena itu, perangkat ini digunakan untuk menyampaikan informasi dalam bentuk gambar bergerak atau video secara langsung.


Komputer


Komputer merupakan alat elektronik otomatis yang Biasanya, alat ini digunakan untuk membantu dalam mengolah data menjadi informasi dan menyimpannya untuk ditampilkan di lain waktu. Informasi yang dihasilkan komputer dapat berupa tulisan, gambar, suara, video, dan animasi.


Laptop


Laptop atau notebook hadir dengan beragam bentuk dan ukuran. Perangkat ini memiliki fungsi yang sama dengan komputer. Hanya saja, pembuatannya sengaja dibuat lebih praktis sehingga dapat dilipat dan mudah untuk dibawa ke mana pun.


Radio


Radio merupakan perangkat teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal. Perangkat elektronik ini memiliki fungsi untuk menyampaikan Informasi berupa suara dari station pemancar melalui frekuensi yang telah ditetapkan.


Kamera Digital


Kamera digital merupakan perangkat teknologi terkini yang biasa digunakan untuk mengabadikan gambar atau video dengan menggunakan metode penyimpanan secara digital atau disk.


Kamus Elektronik


Kamus elektronik adalah produk teknologi canggih yang dibuat untuk menerjemahkan bahasa-bahasa tertentu.


Al-Quran Digital


Al-Quran digital adalah perangkat yang dapat menyimpan dan menampilkan ayat-ayat suci Al-Quran, baik dalam huruf Arab atau pun terjemahan. Canggihnya, alat ini dapat mengeluarkan tulisan dan suara.


Mesin Kasir


Mesin kasir atau cash register merupakan perangkat yang digunakan untuk memperoleh informasi pembayaran di kasir. Alat ini banyak digunakan di berbagai tempat, seperti toko-toko, swalayan, rumah sakit, bank, dan sebagainya.  


MP3 Player


Ini dia perangkat yang menjadi favorit kalangan muda untuk mendengarkan musik. MP3 player ini dapat menyimpan data selain musik atau mendengarkan radio.


MP4 Player


MP4 player ini merupakan perkembangan dari MP3 player. Alat ini dipakai sebagai media penyimpanan data sekaligus sebagai alat pemutar video dan musik serta game. Itulah kelebihan MP4 player dibandingkan dengan MP3 player pendahulunya.


Selain yang telah disebutkan di atas, tentunya masih banyak lagi perangkat teknologi informasi lainnya yang berguna untuk kehidupan manusia. Semua pelatan itu bisa memberikan nilai positif jika kita dapat memanfaatkannya dengan untuk sesuatu yang baik.


View the original article here

Sabtu, 31 Maret 2012

Perkembangan Teknologi Informasi E-Voting Menyokong Dunia Politik

Ketika metode pemilihan umum banyak mendapat kritikan, berseliweran wacana pemakaian teknologi informasi. Pasalnya, pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dianggap bisa meminimalisasi kesalahan manusia.

Teknologi informasi ini, tepatnya, adalah pemilihan digital (e-voting). Pemilihan yang awalnya dicoblos menjadi disentuh atau diraba. E-voting juga bisa menghemat anggaran yang kelewat besar dari metodologi contreng atau coblos. Meskipun demikian, wacana ini belum sreg di hati para politisi.


Komisi Pemilihan Umum


Cara pemilihan di Indonesia masih terbelakang. Sebelum beralih ke contreng, Indonesia masih menggunakan cara coblos yang sudah kuno di dunia. Setelah menjadi contreng, pemilihan umum pun tidak luput dari sorotan. Jauh dari sekadar cara adalah sistem yang tidak berjalan semestinya. Mengapa pemilu kemarin menuai sorotan?

Rekapitulasi KPU. Komisi pemilihan umum sekarang panen kritikan. Dianggap pro pemerintah, dekat salah satu partai, dan sebagainya. Rekapitulasi KPU adalah biang keladi dari semua itu. KPU dipandang sebagian kalangan tidak becus mengurus sistem IT sehingga rekap suara sempat tersendat-sendat. Misalnya, macet, server error, dan akses mati.Transparansi. KPU dianggap tertutup soal sistem dalam tabulasi suara. Sempat terjadi polemik di antara tim sukses parpol, lembaga survei, dan KPU. Masalahnya, akses pada sistem KPU relatif minim.SDM. KPU sekarang terlihat pincang setelah ditinggal salah satu awaknya ke partai Demokrat. Jauh sebelum itu, SDM di KPU jadi sorotan karena tidak kapabel dan kredibel. Bisa dilihat dari gugatan yang dilayangkan ke pengadilan. Belum lagi, dewan etik yang dibentuk oleh KPU itu sendiri. Dewan etik menjatuhkan sanksi kepada anggota KPU yang melanggar aturan.

E-Voting


E-voting jadi salah satu alternatif untuk mengatasi persoalan tersebut. E-voting pun telah dicoba di beberapa daerah. Salah satu pilot project terletak di Bali. Namun, e-voting ini mempunyai beberapa catatan.

Mahal. Pembelian perdana seperangkat sistem yang menunjang dari A-Z terhitung mahal.User. E-voting mensyaratkan pengguna (user) yang telah bisa menjalankan sistem.Sosialisasi. Beralih ke contreng pun banyak perdebatan. Apalagi, ke digital. Terutama, melihat karakter masyarakat yang belum semua akrab dengan teknologi.

Catatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan pengambil kebijakan untuk menjalankan sistem ini sepenuhnya. Dengan demikian, maju mundur penggunaan e-voting masih bergantung pada pilot project yang diselenggarakan di beberapa pilkada.


Belum lagi, politisi yang menghitung beban untung rugi pemakaian sistem ini. Namun, jauh lebih penting ialah kesiapan masyarakat untuk beralih ke e-voting. Cepat atau lambat teknologi informasi akan berpengaruh terhadap semua lini kehidupan. Tidak terkecuali politik.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Selasa, 27 Maret 2012

Teknologi Informasi Komputer

Pengenalan teknologi informasi komputer dan teknologi informasi komunikasi perlu dilakukan sejak dini. Seorang anak yang hidup pada zaman serba teknologi harus bisa menyesuaikan diri. Sebagai orang tua hendaklah mengarahkan anak kepada hal-hal yang berkenaan dengan teknologi.


Tengoklah hal sederhana yang perlu dilakukan pada mainan seorang anak kecil. Mainan yang sudah mengangkat teknologi di dalamnya. Biar mainan itu sederhana dan terlihat kuno, namun teknologi mainan itu sendiri yang perlu dikenalkan kepada anak.


Sekolah Teknologi


Sebentuk pendidikan yang mengajarkan seorang anak paham akan adanya perkembangan teknologi yang tak berhenti perlu dilakukan di sekolah. Sebuah teknologi perlu dan patut dipelajari seorang anak didik. Aplikasi penggunaan teknologi ini alangkah indah dan baiknya jika ada di dalam sekolah.


Terbiasanya anak didik dalam melihat teknologi informasi di sekolah akan membawa anak didik dekat dengan teknologi. Kedekatan inilah yang akan membuat akrab seorang anak dengan teknologi. Untuk itu butuh sekali peran orang tua dalam mengarahkan dan memilih sekolah yang lengkap dengan teknologi informasi komunikasi.


Memang terlihat remeh di mata orang dewasa dan orang tua jika menaruh komputer di ruang kelas atau menggunakan internet melalui blogspot sebagai media dalam penyampaian nilai ulangan dan absen. Namun, tidak di mata seorang anak. Akan ada sebuah cerita yang dahsyat dari anak yang sudah terbiasa dengan teknologi.


Dimulai dari Komputer Sederhana


Sebuah alat sederhana pada zaman sekarang ini, komputer, bisa dimiliki siapa pun. Bukan lagi barang mewah yang hanya dimiliki orang kaya dan berpangkat. Bahkan anak orang menengah ke bawah sudah memiliki komputer sendiri di rumah. Walau tak mengikuti perkembangan teknologi, namun sudah sepatutnya komputer bisa disebut sebagai barang kebutuhan utama.


Dengan mengetahui sejarah komputer, seorang anak akan bisa belajar banyak dari komputer. Hal ini akan membawa anak pada sebuah penghargaan atas teknologi dan pembelajaran untuk mengenali lebih jauh perangkat-perangkat komputer.


Dengan adanya komputer dengan susunan yang sederhana, seorang anak bisa mulai berlatih merakit dan membenahi kerusakan yang berhubungan dengan hardware. Lalu hal tersebut bisa membawa seorang anak untuk bisa menginstal sendiri program yang diinginkan, sampai seorang anak bisa menginstal sebuah sistem operasi. Pada akhirnya, seorang anak akan siap belajar lagi jika disuguhi komputer dengan teknologi yang lebih canggih lagi sesuai zaman sekarang.


Internet Mudah


Saat ini, internet begitu mudah dipakai di mana pun. Tak peduli tempat atau waktu, semua orang bisa mengakses internet. Dengan kemudahan itu, tak mustahil jika dalam internet disediakan berbagai informasi dan keilmuan. Kini, tak sulit lagi mengetahui kebudayaan asing atau berita yang terjadi. Kemudahan ini bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran.


Informasi Bahan Rebutan


Murahnya harga informasi dan mudahnya mendapat informasi, membuat teknologi yang sedang berkembang cepat tersebar. Penemuan baru rupanya langsung bisa dilihat, diikuti, dan bahkan bisa memiliki teknologi terbaru tersebut. Apalagi dalam pembelajaran, informasi kekinian ini akan menjadi rebutan. Seorang guru teknologi informasi yang tak mengikuti perkembangan akan sangat ketinggalan dengan anak didik yang selalu mengikuti perkembangan teknologi.


View the original article here

Sabtu, 17 Maret 2012

Hukum Teknologi Informasi: Kendalikan atau Hindari Sama Sekali

Selalu saja ada faktor positif dan negatif di balik kemajuan, terutama kemajuan teknologi informasi. Faktor positif yang dirasakan oleh hampir semua masyarakat selalu diiringi faktor negatif. Saat itulah, dibutuhkan hukum teknologi informasi (cyber law). Teknologi informasi yang terus berkembang adalah bagian dari globalisasi hampir di setiap negara. Ruang dan waktu antara satu negara dengan negara lain terus dikikis hingga tak ada jarak sama sekali.


Di lain pihak, kebudayaan dan gaya hidup (life style) di tiap negara yang mengalami kemajuan teknologi informasi tidaklah sama. Ada yang bebas seperti Amerika, ada yang ketat seperti di Malaysia. Sementara itu, penggunaan teknologi informasi yang media utamanya adalah internet bisa diakses secara individu atau privasi tanpa bisa diintervensi oleh negara bersangkutan.


Meskipun aturan dan aplikasi telah disosialisasikan kepada masyarakat, media pengakses internet telah sedemikian banyak dan mudah (user friendly). Tinggal sekali klik, dunia ada di genggaman Anda. Begitu kira-kira gambaran mudahnya.


Tantangan Bidang Hukum


Berkaca dari fenomena tersebut, bidang hukum mendapatkan tantangan yang tak mudah dari kehidupan masyarakat yang terus mengalami perubahan sosial. Di satu sisi, kebutuhan masyarakat akan teknologi informasi nyaris tak bisa dihalang-halangi lagi. Bagaimana tidak, hampir semua operasional politik, ekonomi, pendidikan, dan bidang lain, memanfaatkan teknologi ini. Tak bisa dipungkiri, teknologi informasi memang menciptakan efektivitas dan efisiensi kinerja secara umum.


Di sisi lain, dampak negatif berupa pornografi, pornoaksi, kejahatan dunia maya (cyber crime), dan dampak negatif lain terus bermunculan. Realitanya, hukum dan undang-undang kerapkali datang setelah dampak negatif lebih dulu hadir sehingga statusnya bukan lagi mengimbangi, melainkan telah ketinggalan jauh oleh kemajuan yang diciptakan teknologi informasi. Maka, hal ini pun bisa dikategorikan sebagai dampak negatif kemajuan teknologi informasi walaupun seharusnya menjadi perangkat yang mengimbanginya.


Hukum Teknologi Informasi


Jika harus jujur, hukum teknologi informasi (cyber law) di negara kita memang belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, baik yang melek maupun yang gagap teknologi informasi. Masih banyak yang perlu dibenahi. Contohnya, hal mendasar yang harus dikuasai seperti carding, e-commers, atau istilah lainnya.


Lagipula, masyarakat tak bisa sepenuhnya mengandalkan hukum teknologi informasi untuk menertibkan dunia maya sebab masyarakat mempunyai kewajiban sama dalam skup yang lebih pribadi. Misalnya, dengan menghindari hal-hal negatif dari internet atau mengontrol generasi muda dalam penggunaan internet untuk menghindari konten yang menjurus kepada dampak negatif, entah itu pornografi, pornoaksi, cybercrime, atau apapun.


Kiranya, hukum teknologi informasi dituntut untuk terus melakukan pembenahan tanpa henti seiring kemajuan teknologi informasi yang tanpa henti juga melakukan pengembangan di sana-sini. Harus ada wadah tersendiri yang membuat aturan dalam bidang pidana, perdata, administasi, HaKI (Hak Kekayaan Intelktual), hubungan internasional, dan bidang lain. Sungguh sebuah pekerjaan yang melelahkan sekaligus menantang.        


View the original article here

Rabu, 14 Maret 2012

Dasar Teknologi Informasi di Dunia Bisnis

AppId is over the quota
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi suatu informasi. Konsep dasar teknologi informasi berhubungan erat dengan sistem informasi. Sistem informasi adalah suatu kumpulan komponen yang berhubungan dengan proses penyaluran informasi.

Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dunia memasuki era baru yang sedemikian cepat. Ada empat era penting sejak ditemukannya komputer sebagai alat pengolah data.

1. Era Perkembangan Teknologi Komputer

Era ini dimulai pada awal 1960. Komputer berfungsi sebagai alat yang hanya mendukung proses administratif untuk perkantoran.

2. Era Komputerisasi

Era ini dimulai sekitar 1960-an ketika minikomputer dan mainframe diperkenalkan ke perusahaan-perusahaan sehingga banyak sekali perusahaan yang memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan data.

Penggunaan komputer pada masa itu ditujukan untuk efisiensi waktu dan biaya karena terbukti, pada pekerjaan-pekerjaan tertentu, penggunaan komputer sangat berperan banyak.

3. Era Teknologi Informasi

Periode ini dimulai pada awal 1970-an. Teknologi PC (Personal Computer) mulai diperkenalkan. Dengan seperangkat komputer yang dapat ditaruh di meja kerja, seorang karyawan dapat memperoleh informasi yang telah diolah oleh komputer.

4. Era Sistem Informasi

Era ini diperkenalkan pada awal 1980. Era ini lebih menekankan pada unsur sistem informasi karena komputer dan teknologi informasi merupakan komponen yang sangat berkaitan erat.

Era ini menuntut penciptaan dan penguasaan informasi harus dilakukan secara teratur, cepat, dan terus-menerus ke tempat-tempat yang membutuhkan. Penyaluran informasi dianalogikan sebagai darah dalam tubuh manusia yang harus terus-menerus mengalir, menyalurkan darah ke tempat-tempat yang membutuhkan darah.

Senjata Persaingan Bisnis

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi informasi yang demikian cepat tidak hanya mengubah cara orang berkomunikasi dan bekerja, tetapi lebih jauh lagi telah membuat sebuah alam persaingan baru.

Pendapat bahwa teknologi informasi merupakan senjata utama persaingan global adalah hal yang tidak perlu diragukan lagi kebenarannya. Telah tampak fenomena bahwa hampir di seluruh negara besar di dunia, perusahaan-perusahaan besar yang telah bertahun-tahun berjaya pada akhirnya harus gulung tikar.

Hal ini terjadi karena mereka tidak dapat bersaing dengan perusahaan baru yang relatif memiliki skala lebih kecil. Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah perkembangan teknologi telah dapat menembus batas ruang dan waktu.

Perusahaan-perusahaan kecil tersebut mengalahkan perusahaan-perusahaan besar dengan mengimplementasikan kekuatan teknologi informasi dalam setiap aspek perusahaan. Mereka memiliki sejumlah praktisi teknologi informasi ahli dari berbagai disiplin ilmu komputer untuk menjalankan perusahaan agar dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain.


View the original article here

Sabtu, 10 Maret 2012

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia

AppId is over the quota
[img:left]perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-di-indonesia.jpg[/img] Keseharian kita telah dipenuhi dengan kebutuhan komunikasi yang semakin berkembang mengikuti adaptasi zaman. Komunikasi kini semakin diperkuat seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadi suatu bagian yang tidak terpisahkan.

Perkembangan Teknologi dan Komunikasi

Kita telah melalui waktu yang sangat panjang, mulai berkomunikasi secara verbal maupun secara tertulis. Bangsa primitif pun menggunakan gambar-gambar sebagai simbol komunikasi. Mulai cara kuno, yaitu teknik menulis, maupun surat kabar hingga mencapai surat elektronik (email). Dari kode morse hingga telepon dan radio. Dari sekadar gambar ilustrasi sampai ke televisi.

Komunikasi jarak jauh yang dahulunya lazim digunakan adalah surat-menyurat. Kemudian, mulai berkembang alat komunikasi yang memiliki kecepatan luar biasa, yaitu telepon, televisi hitam putih, dan mega-komputer. Semua teknologi itu mungkin terkenal pada generasi sebelum kita.

Kini, teknologi dan komunikasi pun berkembang dengan pesat dan luar biasa dalam berbagai fasilitas. Salah satu perkembangan terbesar adalah jenis-jenis teknologi yang semakin terlihat. Dahulu, televisi mempunyai dimensi besar dengan layar hitam-putih, yang kini mungkin sudah tidak pernah terlihat lagi.

Era High Technology

Komunikasi telepon generasi pertama masih tidak mampu mencapai jarak yang sangat jauh. Bahkan, awalnya koneksi internet tidak mampu mentransfer jumlah paket data yang besar dan stabilitas koneksi yang sangat rapuh. Kini, kita berada pada masa high technology. Segala hal berbau teknologi semakin canggih.

Televisi rata-rata berteknologi high-definition. Kita bisa menyaksikan pertandingan sepak bola seolah-olah berada di stadion sepak bola tersebut. Kita juga dapat berkomunikasi dengan kolega dan berbicara dari kamar ke segala penjuru dunia seakan sedang berbicara pada ruangan yang sama dengan koneksi stabil.

3G dan 4G

Teknologi internet telah mencapai generasi ke-4 (4G) yang mampu mengakomodasi suara jernih dan gambar bergerak dengan lancar hanya dengan beberapa kabel dan sebuah layar. Kita juga bisa men-download data besar dengan kecepatan luar biasa. Segalanya telah menjadi semakin cepat dari sebelumnya.

Satu hal yang tidak banyak disadari orang adalah berburu ide baru, konsep baru, dan kreasi baru, yang biasanya membutuhkan satu dekade atau lebih untuk diwujudkan. Karena setiap tahun begitu banyak teknologi baru berdatangan dalam waktu bersamaan, kita tidak berpikir bahwa teknologi tersebut setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan pembuatan.

Faktanya, perencanaan dan persiapan hampir mencapai sebuah ide dengan terobosan baru. Contohnya, koneksi internet yang terbaru, yaitu 4G yang sudah hadir dengan begitu cepat. Padahal, teknologi 3G pun beserta pengembangan-pengembangannya belum lama tercipta.

Sebenarnya, teknologi 4G telah tercipta sekitar 8 tahun lalu ketika beberapa perusahaan yang bergerak di bidang teknologi berencana membuat teknologi komunikasi baru. Maka, hadirlah teknologi 3G dan advance 3G atau biasa disebut 3.5G. Kemudian, berkembang ke teknologi WiMax, yang tidak lain adalah teknologi 4G.

Kini, sepertinya para perusahaan teknologi telah membuat target untuk menciptakan teknologi komunikasi generasi ke lima (5G). Bahkan, sebelum mereka meluncurkan teknologi 4G ke pasaran. Perkembangan teknologi tidak terjadi dalam satu malam.

Faktanya, perusahaan menghabiskan beberapa dekade untuk merencanakannya. Lalu, ketika suatu teknologi baru tercipta, teknologi itu terlihat seperti baru saja diciptakan dan langsung dipublikasi ke masyarakat luas.


View the original article here

Jumat, 02 Maret 2012

Dunia Teknologi Informasi Komputer

Perkembangan teknologi informasi mulai pesat sejak adanya revolusi informasi. Revolusi informasi melahirkan peradaban baru dalam infomasi, sehingga dapat mempermudah seseorang untuk saling berhubungan dan meningkatkan mobillitas sosial, di samping dapat mengatasi jarak, ruang dan waktu.

Revolusi informasi ditandai salah satunya dengan kehadiran teknologi informasi komputer. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Pada awalnya, komputer pertama yang dirancang digunakan untuk menghitung. Komputer pertama ini inspirasinya diambil dari alat hitung tertua di dunia ”Abaccus” pada 300 SM.


Konsep komputer yang pertama dirancang oleh Howard G. Aitken (1937). Dengan bekerjasama dengan IBM (Internasional Business Machine Corp.), berhasil membuat sebuah mesin yang bekerja dengan tenaga elektromagnetik yang disebut Harvard Mark-1. Komputer ini merupakan komputer generasi pertama yang memiliki berat sampai 5 ton, dengan kemampuan membuat kalkulasi angka 23 digit selama 6 detik.


Seiring perkembangan ilmu teknologi, lahirlah komputer generasi kedua, ketiga, dan sampai komputer yang kita gunakan saat ini. Seiring itu pula komputer dilengkapi dengan jaringan. Pada 1973, jaringan komputer ARPANET berkembang luas.


Setahun kemudian lebih dari 100 komputer yang tergabung di ARPANET membentuk sebuah network. Karena jaringan komputer yang semakin banyak, maka dibutuhkan protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Maka pada 1982, dibentuk Transmission Control Protokol/Internet Protokol (TCP/IP) yang kita kenal hingga saat ini.


Terkahir, pada 1992 Tim Berners Lee menemukan program yang bisa menjelajah antar komputer. Program ini kita kenal dengan www (world wide web) yang kemudian memunculkan istilah surfing atau browsing.


Melalui www ini kita bisa mendapatkan berbagai informasi yang kita butuhkan untuk kemudahan dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan hanya menyalakan komputer dan memanfaatkan jaringan di dalamnya kita bisa menjelajah tanpa dibatasi oleh jarak, ruang dan waktu.


Jaringan komputer sangat bermanfaat untuk berbagai kebutuhan kita. Ada dua manfaat komputer, yaitu bagi perusahaan dan untuk umum.


Manfaat jaringan komputer bagi perusahaan:

Dapat berbagi sumber, yang bermanfaat agar seluruh program, khususnya data, bisa dipakai setiap orang pada jaringan tersebut tanpa dipengaruhi oleh posisi sumber dan pemakai.Memiliki keandalan tinggi yang bermanfaat karena semua file dapat disalin (back up) ke semua mesin sehingga jika salah satu mesin mati, file tetap dapat diakses dari mesin lain yang masih aktif.Lebih hemat. Komputer yang kecil memiliki rasio harga dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer berukuran besar. Misalnya, kecepatan komputer mainframe 10 kali lebih cepat daripada komputer pribadi, namun harga mainframe 10 kali lebih mahal.

Manfaat jaringan komputer untuk umum:

Akses ke informasi yang berada di tempat lain, seperti berita hari ini, informasi dari pemerintahan, dunia bisnis, perekonomian, semuanya up to date.Memudahkan komunikasi antar orang ke orang, seperti email, chatting, video conference, jaringan sosial dan sebagainya.Dapat memberikan hiburan yang interaktif, seperti menonton acara tv online, radio streaming, mengunduh film dan lagu. Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Selasa, 28 Februari 2012

Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengajaran Bahasa Inggris

Cukup sulit menaklukkan anak zaman sekarang. Teman terdekatnya adalah handphone. Mereka akan menggunakan handphone di mana pun dan kapan pun. Tidak peduli sedang belajar di kelas sekali pun. Setelah handphone, teman akrabnya yang lain adalah internet. Acara online mengalahkan segalanya. Lalu, bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dalam pengajaran terutama bahasa Inggris?

Tidak dapat dipungkiri bahwa mbah Google, ibu Wikipedia, Om Youtube, dan search engine serta website-website yang berbagai macam bertaburan di internet adalah wadah bertanya anak-anak bahkan ‘teman terpercaya’ mereka. Nah, ibu dan bapak guru, masukilah ‘dunia’ anak-anak itu.


Nikmatilah ‘dunia’ itu seperti mereka menikmatinya. Tanggung asyik dan kadang ikut terlena. Apalagi kalau menemukan ‘barang’ baru yang membuat lupa bahwa kita punya tanggung jawab mengajar.


Apa sajakah yang bisa dilakukan dengan teknologi informasi dalam pengajaran bahasa Inggris. Pertama, tentukan tujuan pengajaran. Lalu, cari dari permainan yang menarik yang dapat dijadikan sebagai motivating strategies (strategi memotivasi siswa sebelum masuk ke inti pelajaran hari itu). Misalnya tujuan pengajaran adalah siswa mampu membuat berita dan mempresentasikannya.


Tugas guru adalah mempresentasikan apa saja yang harus dilakukan dalam pembuatan berita. Contohnya, mencari berita yang dapat mencerdaskan masyarakat, menyiapkan gambar, video. Lalu membuat script berita dan berlatih cara membacanya.


Setelah menerangkan semua itu, lalu mintalah anak untuk mencari berita di Yahoo, Google atau Youtube, atau koran digital. Bila semua sudah siap, jangan lupa rekamlah semua gaya anak-anak dalam membawakan berita. Bila sudah selesai, diskusikanlah. Untuk penampil yang baik, tidak ada salahnya untuk meng-upload-nya ke Youtube. Serukan?


Selain itu, teknologi informasi bisa sebagai wahana menambah wawasan dan kemampuan membaca anak. Misalnya, untuk level intermediate atau high intermediate, mintalah anak mencari topik-topik bacaan yang berkaitan dengan tema bacaan pada hari itu.


Lalu buatlah ‘A I-wanna-share program’. Program ini akan membuat anak berusaha untuk membagikan pengetahuan apa yang dia punya. Berilah anak-anak motivasi bahwa berbagi itu indah dan membahagiakan. Mintalah mereka untuk mencari informasi yang tidak hanya akan mengayakan mental mereka sendiri, tapi juga jiwa orang lain.


Untuk writing atau menulis, penggunaan fasilitas chatting yang ada di facebook dan YM dapat dimanfaatkan. Anjurkanlah mereka untuk berteman dengan beberapa orang dari belahan bumi lain. Ini akan memberikan gambaran bahwa di dunia ini begitu banyak variasi bahasa Inggris yang sering juga disebut ‘World Englishes’.


Misalnya, Singlish, Chinglish, dan lain-lain. Pengetahuan ini akan membuat tingkat toleransi anak semakin tinggi. Selain toleransi, rasa percaya diri anak pun akan meningkat karena mereka tidak malu menggunakan bahasa Inggrisnya.


Belajar Listening lebih mudah lagi. Youtube adalah sumber yang cukup baik untuk mengajarkan pronunciation, stress, intonasi, dan contoh presentasi. Game juga banyak berhamburan di internet. Tinggal dipoles, semua bisa menjadi alat bantu mengajar bahasa Inggris. Tunggu apalagi, nikmatilah fasilitas teknologi informasi yang ada.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Senin, 20 Februari 2012

Jurnal Teknologi Informasi: Meneropong WikiLeaks Case

It’s not the gun, it’s about the man behind the gun that matters. Bukan senjatanya, melainkan orang-orang yang berada di belakang senjata itulah yang lebih berbahaya. Ungkapan ini akan mengawali jurnal teknologi informasi kali ini. Sekali lagi, dunia profesional inteligen dan politik dunia tergoncang hebat. Data-data rahasia berjumlah 250.000 item bocor ke lima media besar dunia. WikiLeaks case. Sebutan ini rasanya tidak terlalu berlebihan untuk sebuah kasus yang sangat menghebohkan ini.


WikiLeaks


WikiLeaks menjadi peniup peluit yang membuat telinga para pemimpin dunia tertentu panas dingin, gatal, dan senut-senut. Apalagi, Amerika yang menjadi semakin waspada dan mengkhawatirkan keselamatan para informan, intelijen, dan diplomatnya, yang berada di luar negeri. Terutama, di negara-negara yang sangat sensitif karena para pemimpinnya diisukan macam-macam.


Pihak Gedung Putih, menurut koran The New York Times, cepat-cepat bereaksi atas pemberitaan yang sudah semakin heboh dan meruncing tersebut. Gedung Putih mengutuk pembocoran yang dilakukan oleh WikiLeaks.


Ahmad Dinejad, presiden Iran yang juga termasuk salah satu petinggi negara Timur Tengah yang disebutkan dalam dokumen itu, mengatakan bahwa pembocoran tersebut merupakan strategi untuk mengoyak-ngonyak perdamaian dunia dan memecah belah negara-negara yang selama ini sudah saling menaruh kepercayaan.


Raja Arab Saudi meminta Amerika menyerang Iran dan menghancurkan energi nuklir Iran. Itu adalah salah satu isi dokumen yang membuat banyak orang terkaget-keget betapa Arab Saudi mempunyai hubungan yang begitu mesra dengan Amerika. Belum lagi, berita-berita sensitif mengenai nuklir dan terorisme.


Ke-250.000 data itu benar-benar data yang dapat membuat dunia saling membelalakkan mata dengan pandangan saling curiga. Kini, pihak Amerika sedang menyelidiki dengan saksama bagaimana data-data tersebut bisa sampai ke tangan yang tidak bertanggung jawab.


WikiLeaks yang mulai memproklamasikan diri sebagai situs yang mengeluarkan berita-berita dari sumber rahasia, memang tidak tanggung-tanggung dalam pemberitaannya. Sudah banyak berita yang menghebohkan sejak 2006. Pihak WikiLeaks sangat pandai merahasiakan sumber-sumber beritanya.


Orang-orang cerdas dan Cina yang disinyalir berada di belakang WikiLeaks, membuat situs ini sangat berani melakukan manuver-manuver yang mencengangkan percaturan politik dunia. Dokumen tentang perang Afghanistan yang diharapkan dapat berakhir saat Obama terpilih sebagai presiden Amerika, menjadi salah satu berita heboh pada Juli 2010.


Kisah asmara nan membara para pemimpin dunia, tidak ketinggalan masuk dalam salah satu dokumen yang dilansir oleh WikiLeaks. Pemimpin Lybia, Muammar Gaddafi yang diberitakan memiliki hubungan asmara dengan seorang bidan Ukrania yang disebut "Si Pirang yang Sensual", adalah korban yang ke sekian kalinya.


Mewaspadai Perkembangan Teknologi Informasi


Melihat sepak terjang WikiLeaks yang begitu berani, tidak pelak lagi bahwa dunia teknologi informasi adalah dunia yang masih terus berkembang dan semakin canggih. Kebocoran data adalah salah satu kasus yang harus diwaspadai di dunia teknologi informasi.


Mem-back up data penting ke dalam media lain sangatlah disarankan. Mengetahui semua teknik yang dapat mencuri data rahasia, wajib dipelajari oleh siapa pun yang berniat berkecimpung di bidang satu ini.


View the original article here

Kamis, 16 Februari 2012

Sebuah Pengantar Teknologi Informasi

Teknologi memiliki arti hasil rekayasa manusia pada kebutuhan hidupnya sehari-hari. Bila disandingkan dengan informasi, maka hasil rekayasa manusia untuk mempermudah proses informasi, seperti pengolahan, penyebaran, dan penyimpanannya, demi kebutuhan hidup manusia.


Pengantar teknologi informasi memberikan kepada kita gambaran tentang teknologi informasi sebagai sebuah ilmu terapan yang sedemikian berkembang dan begitu dalam mempengaruhi kehidupan keseharian kita.

Teknologi informasi tak hanya mencakup teknologi komputer saja, tetapi juga teknologi komunikasi. Sehingga pelajaran di lembaga sekolah negeri kita sering menyebutnya dengan mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi. 

Teknologi Komputer

Teknologi adalah teknologi yang berkaitan dengan komputer, termasuk peralatan yang menyertainya, misalnya printer, CD-ROM, webcam dan lain-lain. Komputer adalah mesin pengolah data dan informasi.

Untuk menjalankan komputer diperlukan hardware (perangkat keras) berupa CPU, monitor dan lainnya. Sedangkan untuk menjalankan perangkat keras tersebut dibutuhkan software atau perangkat lunak. Software ini berupa program yang berisi deretan instruksi yang berguna untuk mengendalikan komputer.

Yang dimaksud dengan komputer tak hanya personal computer (PC) yang sering digunakan untuk membantu pekerjaan kantor saja, akan tetapi juga termasuk peralatan lain yang menerapkan pemrosesan data informasi, seperti microwave, mesin pembuat kopi, remote untuk TV, CD player dan lainnya.

Teknologi Telekomunikasi

Teknologi telekomunikasi dapat juga kita sebut dengan teknologi komunikasi, adalah teknologi yang berhubungan dengan proses informasi yang diolah dan dikomunikasikan antar jarak. Telepon, ponsel, radio, televisi dan sejenisnya termasuk ke dalam teknologi komunikasi. 

Manfaat Teknologi Informasi

Manfaat teknologi informasi tanpa disadari telah merasuki ke dalam sendi-sendi kehidupan manusia. Dari mulai mesin pembuat kopi, mengirim pesan pendek, dunia perbankan, hingga pesawat terbang tak bisa lepas dari penggunaan teknologi informasi.

Memasuki dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi melayani para peserta didik untuk dapat belajar secara e-learning, pendidikan jarak jauh baik melalui komputer dan alat multimedia yang dikirimkan, maupun lewat internet. Di samping itu, tersedianya alat yang memproses teks, gambar, suara dan video melahirkan metode ajar baru yang berbasis multimedia, yang memudahkan dan mempercepat proses belajar mengajar.

Dalam dunia perbankan modern, teknologi informasi dan komunikasi memberikan pengaruh yang sangat signifikan. Sistem online yang memudahkan transfer antar cabang dan antar bank memanjakan nasabah sehingga dapat mengambil dan mengirim uang di mana pun dan kapan pun, tak hanya dalam satu wilayah negara, bahkan hingga membuat jaringan ke seluruh dunia. Teknologi ini didukung oleh mesin ATM, situs online, hingga phone banking dan SMS banking.

Dalam dunia kesehatan, teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan untuk alat kesehatan, seperti mesin pacu jantung, kamera mini operasi, mesin cuci darah, USG, hingga sistem komputer dan jaringan yang menangani transaksi dan administrasi rumah sakit.

Begitu pun di kepolisian. Teknologi informasi mempunyai peran penting, mulai dari komputerisasi pembuatan SIM sehingga terdokumentasi dengan baik dan mempercepat proses pembuatannya, hingga pengungkapan bukti kejahatan, seperti forensik dan identifikasi wajah, yang dahulu sangat sulit dilakukan.

Banyak lagi bidang lain yang menggunakan teknologi informasi, bahkan dapat dikatakan menjadi ketergantungan. Kehidupan manusia mengalami revolusi peradaban dengan banyak lagi ditemukannya alat-alat baru dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi.


View the original article here

Minggu, 12 Februari 2012

Inovasi Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan

Kemajuan teknologi telah membuat dunia pendidikan ikut “berlari” mengikuti. Keberadaan teknologi informasi juga semakin memudahkan penyebaran informasi ilmu pengetahuan terbaru ke seluruh penjuru dunia dalam waktu singkat. Hal ini seakan “memaksa” para pengajar untuk selalu meng-update kabar paling anyar di bidang pendidikan yang mereka tekuni secara berkala.

Selain informasi terbaru, keberadaan internet juga membawa inovasi di dalam dunia pendidikan. Inovasi yang dimaksud adalah sebuah perubahan dari situasi awal menuju ke situasi baru yang lebih baik daripada sebelumnya.


Seseorang yang berkecimpung di dunia pendidikan sudah seharusnya melakukan inovasi dan pembaruan. Inovasi diperlukan bukan hanya untuk kepentingan siswa, sehingga mereka merasa bahagia dengan pelajaran yang mereka ikuti, namun inovasi juga penting bagi seorang pendidik. Sebab, selain mematangkan pengalaman dan menambah pengetahuan, juga untuk meringankan kejenuhan dalam pengajaran.


Macam-Macam Inovasi Teknologi Informasi


Ada tiga macam inovasi teknologi informasi yang bisa Anda gunakan untuk menambah kompetensi dalam proses belajar mengajar, sekaligus mengakrabkan siswa dengan dunia teknologi informasi, yaitu:


1. Inovasi ide atau gagasan


Anda bisa memasukkan setiap ide atau gagasan Anda tentang dunia pendidikan melalui blog atau web pribadi Anda. Bahkan bila Anda tidak mampu hadir di dalam proses belajar mengajar semisal ada tugas dari atasan, Anda tetap bisa mengunggah tugas di blog Anda dan meminta siswa-siswi Anda untuk mengunduhnya.


Ini adalah inovasi teknologi informasi yang cukup membantu Anda dalam transfer pembelajaran. Anda dapat memasukkan sebuah artikel misalnya “Bioteknologi” di dalam blog untuk diunduh dan didiskusikan oleh siswa-siswi Anda. Hal ini selain meningkatkan kualitas dan keterampilan Anda di bidang teknologi informasi, juga demi mendekatkan siswa dengan dunia teknologi informasi.


2. Inovasi praktik atau metode pengajaran


Sebagai pengajar, Anda tentu tidak ingin menjadikan siswa-siswi Anda merasa payah terhadap metode pengajaran yang Anda sampaikan. Kepenatan akan metode pengajaran yang Anda berikan, akan membuat siswa-siswi Anda antipati terhadap pelajaran Anda, sehingga penerimaan informasi yang mereka dapatkan tidak optimal.


Anda dapat memodifikasi cara mengajar Anda dengan tipe-tipe pengajaran baru yang ada di internet. Metode Jigsaw, STAD, CIRC, P4QR, dan sebagainya, bisa membuat kondisi kelas Anda lebih hidup dan interaktif. Silakan Anda mencari kata kunci metode pengajaran tersebut melalui mesin pencari di dunia maya. Anda akan menemukan nuansa baru di dunia pendidikan yang lebih menyenangkan.


3. Inovasi produk atau software pendidikan


Anda juga bisa berinovasi dengan menciptakan sebuah produk atau software pendidikan yang mempermudah pemahaman siswa dan siswi Anda. Sebagai contoh, Anda dapat membuat sebuah laboratorium virtual dengan keterampilan komputer yang Anda miliki.


Andaikata waktu pembelajaran tidak cukup panjang, Anda masih bisa memanfaatkan laboratorium virtual online di dunia maya untuk membantu proses belajar mengajar. Dari laboratorium online tersebut, Anda bersama siswa-siswi Anda masih mampu menghasilkan sebuah karya, yaitu dengan menyusun presentasi atau modul praktikum dari laboratorium virtual yang telah Anda pelajari bersama-sama.


Jadi tunggu apa lagi, selamat berinovasi dengan teknologi informasi untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Rabu, 01 Februari 2012

Perkembangan Teknologi Informasi di Era Global

Era global ditandai dengan adanya perkembangan teknnologi dan informasi. Semakin kompleks kebutuhan manusia, semakin mendesak manusia untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Tidak terkecuali kebutuhan akan teknologi yang dapat mempermudah aktivitas manusia.


Penemuan Mesin Cetak


Perkembangan teknologi informasi muncul sejak ditemukannya sebuah alat cetak pada 1014. Penemuan ini sekaligus merupakan cikal bakal yang menginspirasi seorang berkebangsaan Jerman, Johann Guttenberg, membuat mesin cetak yang jauh lebih cepat dan ekonomis pada 1436.


Perkembangan selanjutnya adalah ditemukannnya teknik percetakan jarak jauh. Surat kabar yang dulunya hanya dicetak di London, dalam waktu yang bersamaan juga bisa dicetak di negara mana pun. Dengan adanya teknik percetakan jarak jauh, tentu akan memudahkan pendistribusian media cetak ke daerah hingga dari segi waktu bisa lebih cepat.


Penemuan Mesin Uap


Kemajuan teknologi juga ditandai dengan penemuan mesin uap oleh James Watt. Mesin uap ini dapat membantu kinerja alat transportasi darat dan laut menjadi lebih cepat. Sarana transportasi yang cepat tersebut memungkinkan akan kebutuhan sarana komunikasi di tempat yang jauh dapat terjangkau dengan cepat.


Penemuan Telepon


Seiring perkembangannya, teknologi membuat akses menjadi serba cepat. Termasuk, dalam hal komunikasi dan informasi. Teknologi yang awalnya hanya melalui surat, telegraf atau telegram, surat elektronik atau email, telah berkembang semakin pesat.


Perkembangan ini ditandai dengan kemajuan alat komunikasi berupa telepon yang pertama kali diciptakan oleh Graham Bell. Penemuan telepon dapat memudahkan dan memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Tidak hanya kebutuhan informasi dan komunikasi, kebutuhan hidup lainnya pun akan mudah terpenuhi dengan menggunakan teknologi.


Peran Teknologi dalam Kehidupan


Dengan adanya teknologi, manusia tidak usah repot membeli makanan setiap hari hanya karena takut cepat basi. Cukup memiliki sebuah lemari pendingin atau lemari es, Anda tidak perlu takut makanan yang ada di rumah akan cepat basi.


Demikian juga Anda bisa mendapatkan air dalam kondisi panas bila disimpan dalam termos. Untuk memasak, Anda tidak perlu repot-repot lagi mencari kayu bakar di hutan. Cukup menggunakan kompor gas, Anda sudah bisa memasak dengan nyaman di rumah.


Perkembangan teknologi informasi di era global sangat terasa pada gaya hidup masyarakat. Semua yang dilakukan serba cepat, praktis, dan mudah, membuat gaya hidup kita menjadi sedikit konsumtif, serba instan dan terkesan antisosial.


Hanya dengan memencet tombol remote AC, Anda sudah bisa mendapatkan udara dingin sehingga tidak perlu capek-capek pergi ke daerah pegunungan. Untuk berkomunikasi dengan rekan yang jauh tidak perlu mengunjunginya, cukup dengan menggunakan telepon seluler, Anda sudah bisa tersambung dengan mereka.


Akan tetapi, tanpa disadari, memenuhi kebutuhan hidup melalui perangkat teknologi membuat bumi lelah. Bahkan, sering terjadi pengeksploitasian hasil alam. Contohnya, penggunaan AC yang dapat menyerap freon di lapisan atmosfer bumi, penggunaan plastik berlebihan dapat mengakibatkan global warming, yaitu pemanasan bumi.


Jadi, bijaksanalah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan komunikasi.


View the original article here

Rabu, 25 Januari 2012

Wikileaks dan Audit Teknologi Informasi

Teknologi informasi pemerintah Amerika Serikat sedang menjadi sorotan karena bocornya informasi rahasia kepada wikileaks. Kawat diplomatik yang berklasifikasi top secret tersebut jadi konsumsi publik. Wikileaks secara perlahan mengeluarkan informasi tersebut kepada publik lewat situsnya. Sontak saja dunia geger atas ulah wikileaks ini. Pemerintah AS bereaksi keras dengan menuding Julian Assange, pendiri wikileas, tidak beda dengan Osama Bin Laden.

Wikileas pun diserang habis-habisan oleh para hacker yang ingin memblokir laman resmi wikileaks. Julian Assange segera akan ditangkap. Interpol sibuk mencari pria kelahiran Australia ini. Namun diluar hal tersebut, pengelolaan teknologi informasi di AS menuai sorotan tajam. Banyak pihak meminta segera dilakukan audit teknologi informasi di AS.


Bocor


Pertanyaan yang sangat menarik adalah: mengapa data tersebut bisa bocor? Ternyata teknologi informasi di AS lalai menjalankan standar dan kualifikasi yang ketat. Menurut beberapa lansiran media, server informasi di AS dapat dijebol oleh wikileaks karena pengawasan yang lemah dari para ahli IT mereka.


Sistem tersebut berhasil dilewati sehingga data bisa gampang dicuri. Masalahnya, data tersebut bukan data sembarangan. Data tersebut berisi informasi rahasia dibalik kebijakan (policy) AS di dunia internasional.


Masalah kian pelik ketika wikileaks menyeret banyak negara ke dalam pusaran kawat diplomatik ini. Sebut saja Inggris, Iran, Korea Utara, China, bahkan Indonesia pun disebut-sebut.


Yang paling mencengangkan adalah permintaan Arab Saudi kepada AS agar menyerang Iran terkait kepemilikan senjata nuklir di negari para mullah tersebut. Atau, China yang menjuluki Korea Utara sebagai anak kecil yang butuh perhatian.


Semua informasi tersebut membuat krisis diplomasi. Apa yang terjadi di permukaan berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di belakang panggung.


Teknologi Informasi


Teknologi informasi bak pisau bermata dua. Wikileaks menggunakan keduanya. Pasalnya, informasi yang dibocorkan memberi keterbukaan bagi publik untuk menilai secara utuh. Namun bagi AS dan sekutunya, ini adalah musibah besar.


Pukulan telak bagi diplomasi AS yang dikomandoi Hillary Clinton. Smart power berubah menjadi scary power. Publik bisa menilai dengan mata telanjang bagaimana diplomasi AS yang agresif dan tidak empatik.


Bagi para pendukungnya, wikileaks adalah penanda era baru. Era keterbukaan. Era transparansi. Wikileaks membuka cakrawala kita terhadap suatu masalah yang sebelumnya dipandang samar bahkan buram.


Polemik ini niscaya tidak akan berhenti dalam waktu dekat ini. Ratusan kawat diplomatik sudah siap untuk dipublikasikan lagi. Teknologi informasi membuktikan sekali lagi kehebatannya.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Kamis, 19 Januari 2012

Makalah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi: Jumo

Masyarakat haus akan berkomunikasi. Buktinya, jejaring sosial, seperti facebook dan twitter, terus meningkat jumlah penggunanya. Adalah Chris Hughes. Salah satu pendiri facebook, tahu akan kondisi ini. Oleh karena itu, dia membuat satu jejaring sosial yang lebih terfokus.


Nama jejaring sosial itu adalah Jumo. Jumo dimaksudkan dapat menjadi jembatan bagi para pemberi dana dan para penerima dana. Makalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kali ini membahas apa dan bagaimana Jumo bekerja.


The Power of Giving


Chris Hughes yang juga merupakan ketua digital organizer dalam kampanye Barack Obama saat meraih kursi kepresidenan tempo hari, kali ini menerapkan keahliannya di bidang jejaring sosial yang disebutnya Jumo.


Chris, anak muda penuh potensi ini, membuat Jumo dengan tujuan yang sangat mulia. Jumo dimaksudkan menghubungkan perorangan atau para filantrofis, orang yang hobi bederma, ke organisasi-organisasi nonprofit dan panti-panti sosial yang dapat dipercaya.


Situs ini baru saja diluncurkan pada 30 November 2010. Dasar pembuatan situs ini adalah bahwa semakin banyak orang yang ingin berbagi, tetapi tidak tahu mau berbagi dengan siapa atau lembaga mana yang bisa dipercaya.


Jumo tidak hanya menghubungkan para pederma kepada lembaga sosial tersebut, tetapi menampilan artikel-artikel yang mendidik masyarakat. Misalnya, artikel isu-isu sosial tentang berbagai hal, termasuk gaya hidup dan masalah gay yang kontroversial dibahas di Jumo.


Situs ini berdasarkan konsep 'The Power of Giving’. Semakin banyak memberi, semakin banyak pula yang akan diraih. Orang yang paling baik adalah orang yang paling banyak memberi. Demi menjamin keamanan dana yang sudah disetorkan, Jumo hanya berhubungan dengan lembaga sosial yang tersertifikasi.


Suatu lembaga yang benar-benar telah teruji kejujuran dan reputasinya. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan penipuan, seperti yang menimpa beberapa wanita Amerika yang terkena rayuan gombal para penipu dari Nigeria. Dengan dalih cinta dan butuh bantuan, para penipu Nigeria berhasil memperdaya banyak wanita Amerika. Ribuan dolar pun melayang tanpa bekas.


Jumo yang merupakan jejaring sosial nonprofit akhirnya harus mengandalkan pembayaran dari para pengguna dan donornya. Juga dari organisasi yang mencari dana iklan yang tidak terlalu besar. Jumo memprakarsai pembangunan gedung sekolah, sarana jalan, dan kesehatan.


Siapa pun yang mempunyai misi sosial dapat membuat sebuah halaman di Jumo. Jumo diharapkan dapat menjadi bagian kecil bagi terpenuhinya kedua belah pihak. Dalam hal ini, para pemberi derma dengan para penerimanya.


Semua uang yang sudah diberikan kepada lembaga sosial tersebut dapat terpantau dengan baik dan dievaluasi oleh para pemberinya. Keterbukaan ini akan membuat Jumo dapat meraih tempat di hati para pengguna jejaring sosial lainnya.


Sebagai awal, Jumo menyediakan lebih dari 3.000 artikel yang berkaitan dengan permasalahan dan penyelesaiannya serta makalah sosial lainnya. Jumo dapat menjadi suatu media sosial yang benar-benar dapat membantu sesama.


View the original article here

Rabu, 11 Januari 2012

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau strategi bisnis. Sistem Informasi Manajemen (SIM) pun dapat dikatakan sebagai sebuah sistem yang menyediakan informasi untuk kebutuhan pimpinan tingkat menengah (manajer), baik pada unit-unit kerja maupun pada sub-unit dalam lingkungan organisasi.

Sistem Informasi Manajemen memakai data dari sistem pengolahan transaksi bersama dengan data lainnya yang kemudian diolah menjadi laporan tertentu. Sistem Informasi Manajemen (SIM) sering juga dikatakan sebagai Management Reporting System (MRS) atau sistem pelaporan manajemen. Hal itu dikarenakan sistem ini menghasilkan berbagai macam laporan untuk kepentingan manajemen, terutama mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan, pengontrolan, dan pengembangan organisasi.

Beroperasi pada tugas-tugas yang terstruktur yang mana prosedur, pengambilan keputusan, arus informasi, format laporan, dan sebagainya, sudah terdefinisi.Bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Menyediakan laporan untuk keperluan pengambilan keputusan.Mempermudah akses informasi untuk keperluan manajemen.

Pada seebuah organisasi yang mapan, Sistem Informasi Manajemen biasa ditemukan dalam bentuk sistem informasi fungsional, seperti Sistem Informasi Personalia, Sistem Informasi Persediaan, Sistem Informasi Manufaktur, Sistem Informasi Keuangan, Sistem Informasi Pemasaran, dan berbagai sistem informasi lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap unit kerja dalam lingkungan organisasi.


Akan tetapi, perlu ditekankan bahwa sistem-sistem fungsional ini jangan sampai menjadi sistem yang terisolasi, berdiri sendiri, dan tanpa ada koneksi dengan sistem lainnya. Hal itu karena sistem-sistem tersebut harus bersinergi dalam penyediaan informasi untuk kebutuhan manajemen organisasi.

Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajer untuk mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).


Proses manajemen terdiri atas aktivitas perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Berikut ini penjelasan ketiga aktivitas proses manajemen.


Perencanaan merupakan formulasi untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu. Oleh karena itu, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.


Setelah rencana dibuat, rencana itu harus diimplementasikan. Untuk itu, manajer dan pekerja harus memonitor pelaksanaan rencana untuk memastikan berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan disebut pengendalian.


Proses pemilihan di antara berbagai alternatif disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih.


Sistem infomasi manajeman terdiri atas kumpulan berbagai sistem informasi. Berikut ini kumpulan dari sistem informasi manajemen.

Sistem informasi akuntansi.Sistem informasi pemasaran.Sistem informasi manajemen persediaan.Sistem informasi personalia.Sistem informasi distribusi.Sistem informasi pembelian.Sistem informasi kekayaan.Sistem informasi analisis kredit.Sistem informasi penelitian dan pengembangan.Sistem informasi analisis software.Sistem informasi teknik. Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Senin, 02 Januari 2012

Pengertian Teknologi Informasi dari Para Pakar

Teknologi Infomasi yang disingkat TI atau sering disebut IT memiliki banyak sekali pengertian. Namun ada baiknya kita mengetahui pengertian teknologi informasi dari orang yang tepat. Hal itu tentu diperlukan untuk mendapatkan definisi yang objektif.


Kita simak beberapa pengertian teknologi informasi dari para pakar yang dapat dijadikan acuan agar tidak ada lagi perdebatan hanya untuk sebuah definisi.


Haag dan Keen


Pada 1996 Haag dan Keen mendefinisikan teknologi informasi sebagai seperangkat alat yang membantu Anda untuk bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.


Dalam hal ini, TI dianggap alat yang digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan informasi. Pengolahan informasi yang dihasilkan diproses menggunakan alat-alat tersebut. Alat-alat ini adalah komputer beserta software-software pendukungnya.


Martin


Pada 1999 Martin mendefinisikan Teknologi Informasi yang tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.


Dia melihat IT tidak hanya sebagai teknologi komputernya saja yang dipergunakan untuk pemrosessan dan penyimpanan data. Pengertiannya lebih luas lagi, karena Martin juga memasukan teknologi komunikasi yang digunakan untuk melakukan pengiriman informasi.


Mc Keown


Pada 2001 Mc Keown mendefinisikan Teknologi Informasi merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan untuk menggunakan informasi tersebut dalam segala bentuknya.


Cukup jelas di sini bahwa Teknologi Informasi mencakup keseluruhan bentuk teknologi yang digunakan untuk memproses informasi. Bentuknya bisa bermacam-macam layaknya komputer sebagai alat yang multimedia. Didukung oleh perangkat lunak yang sesuai dengan pengolahan informasi tersebut.


Willams dan Sawyer


Pada 2003 Williams dan Sawyer mendefinisikan Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.


William dan Sawyer memberikan pengertian IT ini merupakan gabungan komputer yang dikaitkan dengan saluran komunikasi dengan kecepatan yang tinggi untuk pengiriman data, baik berupa text, audio maupun video. data dalam bentuk multimedia yang diakomodir oleh penggunaan komputer.


Pada 2005 Williams dan Sawyer lebih lengkap lagi memberikan definisi Teknologi Informasi sebagaui sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyampaikan informasi.


Kenneth C.Loudon


Pada 2004 Kenneth C.Loudon mendefinisikan Teknologi Informasi adalah salah satu alat yang digunakan para manajer untuk mengatasi perubahan yang terjadi. Dalam hal ini perubahan yang dimaksud adalah perubahan informasi yang sudah diproses dan dilakukan penyimpanan sebelumnya di dalam komputer.


Martin, Brown, DeHayes, Hoffer, dan Perkins


Pada 2005 mereka mendefinisikan Teknologi Informasi ini merupakan kombinasi teknologi komputer yang terdiri dari perangkat keras dan lunak untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan penyaluran informasi. Di sini teknologi komunikasi digunakan sebagai alat penyaluran informasinya, sedangkan informasinya diolah dan disimpan dalam komputer.


Dari beberapa definisi di atas, teknologi informasi mencakup gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi itu sendiri. Komputer sebagai perangkat keras dengan software-software sebagai perangkat lunak yang berfungsi untuk sarana pengolahan maupun penyimpanan data yang nantinya dikirimkan melalui saluran komunikasi.


View the original article here